Secara leksikal, landasan berarti tumpuan, dasar atau alas, karena itu landasan merupakan tempat bertumpu atau titik tolak atau dasar pijakan.
Hal ini senada dengan istilah landasan menurut kamus bahasa Indonesia (1995:560), "landasan mengandung arti sebagai alas, dasar atau tumpuan".
Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa landasan adalah alas atau tempat bertumpu atau titik tolak atau dasar tumpuan sesuatu hal.
Jika dilihat dari sifat wujudnya pengertian landasan dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :
Sedangkan asumsi dapat dibedakan menjadi tiga macam asumsi, yaitu aksioma, postulat, dan premis tersembunyi.
Pendidikan dapat dipahami dari dua sudut pandang, pertama dari sudut praktek sehingga kita mengenal istilah praktek pendidikan, dan kedua dari sudut studi sehingga kita kenal istilah studi pendidikan.
Praktek pendidikan adalah kegiatan seseorang atau sekelompok orang atau lembaga dalam membatu individu atau sekelompok orang untuk mencapai tujuan pendidikan. Kegiatan bantuan dalam praktek pendidikan dapat berupa pengelolaan pendidikan (makro maupun mikro), dan dapat berupa kegiatan pendidikan (bimbingan, pengajaran dan atau latihan).
Studi pendidikan adalah kegiatan seseorang atau sekelompok orang dalam rangka memahami pendidikan.
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa landasan pendidikan adalah seperangkat asumsi yang dijadikan titik tolak dalam rangka praktek pendidikan dan atau studi pendidikan.
Ada berbagai jenis landasan pendidikan, berdasarkan sumber perolehannya kita dapat mengidentifikasi jenis pendidikan menjadi :
Sedangkan fungsi landasan pendidikan adalah berfungsi memberikan dasar rujukan konseptual dalam rangka pratek pendidikan dan atau studi pendidikan yang dilaksanakannya. Dengan kata lain, fungsi landasan pendidikan adalah sebagai dasar pijakan atau titik tolak praktek pendidikan dan atau studi pendidikan.
Sincerely Yours,
REFERENSI
Callahan, J.F., and Clark, L. H., (1983), Foundations of Educations,
Mcmillan Publishing New York.
Kneller, G. F, ( 1971), Foundations of education, John Wiley & Sons
Inc., United States of America.
Mudyahardjo, Redja, (1995), Filsafat Pendidikan (Sebuah Studi Ademik), Jurusan FSP FIP IKIP Bandung.
Rabandi, Babang, (2005), Landasan Pendidikan (Hand Out Mata Kuliah Landasan Pendidikan), Program Akta Mengajar IV FIP UPI Bandung.
Yulio, Yandi, (2009), Landasan Pendidikan, https://yandiyulio.wordpress.com/2009/05/25/landasan-pendidikan/, (diakses 19 April 2015).
Hal ini senada dengan istilah landasan menurut kamus bahasa Indonesia (1995:560), "landasan mengandung arti sebagai alas, dasar atau tumpuan".
Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa landasan adalah alas atau tempat bertumpu atau titik tolak atau dasar tumpuan sesuatu hal.
Jika dilihat dari sifat wujudnya pengertian landasan dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :
- Landasan yang bersifat material, contohnya antara lain seperti landasan pesawat terbang.
- Landasan yang bersifat konseptual, contohnya landasan pendidikan.
Sedangkan asumsi dapat dibedakan menjadi tiga macam asumsi, yaitu aksioma, postulat, dan premis tersembunyi.
Pendidikan dapat dipahami dari dua sudut pandang, pertama dari sudut praktek sehingga kita mengenal istilah praktek pendidikan, dan kedua dari sudut studi sehingga kita kenal istilah studi pendidikan.
Praktek pendidikan adalah kegiatan seseorang atau sekelompok orang atau lembaga dalam membatu individu atau sekelompok orang untuk mencapai tujuan pendidikan. Kegiatan bantuan dalam praktek pendidikan dapat berupa pengelolaan pendidikan (makro maupun mikro), dan dapat berupa kegiatan pendidikan (bimbingan, pengajaran dan atau latihan).
Studi pendidikan adalah kegiatan seseorang atau sekelompok orang dalam rangka memahami pendidikan.
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa landasan pendidikan adalah seperangkat asumsi yang dijadikan titik tolak dalam rangka praktek pendidikan dan atau studi pendidikan.
Ada berbagai jenis landasan pendidikan, berdasarkan sumber perolehannya kita dapat mengidentifikasi jenis pendidikan menjadi :
- Landasan religius pendidikan, yaitu asumsi-asumsi yang bersumber dari religi atau agama yang menjadi titik tolak dalam rangka praktek pendidikan atau studi pendidikan.
- Landasan filosofis pendidikan, yaitu asumsi-asumsi yang bersumber dari filsafat yang menjadi titik tolak dalam rangka praktek pendidikan dan atau studi pendidikan.
- Landasan ilmiah pendidikan, yaitu asumsi-asumsi yang bersumber dari berbagai cabang atau disiplin ilmu yang menjadi titik tolak dalam rangka praktek pendidikan dan atau studi pendidikan. Yang tergolong ke dalam landasan ilmiah pendidikan antara lain : landasan psikologis pendidikan, landasan sosiologis pendidikan, landasan antropologis pendidikan, landasan historis pendidikan dan lain-lain. Landasan ilmiah pendidikan dikenal pula sebagai landasan empiris pendidikan atau landasan faktual pendidikan.
- Landasan yuridis atau hukum pendidikan, yaitu asumsi-asumsi yang bersumber dari peraturan perundang-undangan yang berlaku menjadi titik tolak dalam rangka praktek pendidikan dan atau studi pendidikan.
Sedangkan fungsi landasan pendidikan adalah berfungsi memberikan dasar rujukan konseptual dalam rangka pratek pendidikan dan atau studi pendidikan yang dilaksanakannya. Dengan kata lain, fungsi landasan pendidikan adalah sebagai dasar pijakan atau titik tolak praktek pendidikan dan atau studi pendidikan.
Sincerely Yours,
REFERENSI
Callahan, J.F., and Clark, L. H., (1983), Foundations of Educations,
Mcmillan Publishing New York.
Kneller, G. F, ( 1971), Foundations of education, John Wiley & Sons
Inc., United States of America.
Mudyahardjo, Redja, (1995), Filsafat Pendidikan (Sebuah Studi Ademik), Jurusan FSP FIP IKIP Bandung.
Rabandi, Babang, (2005), Landasan Pendidikan (Hand Out Mata Kuliah Landasan Pendidikan), Program Akta Mengajar IV FIP UPI Bandung.
Yulio, Yandi, (2009), Landasan Pendidikan, https://yandiyulio.wordpress.com/2009/05/25/landasan-pendidikan/, (diakses 19 April 2015).
0 komentar:
Posting Komentar